Demokrat Angkat Bicara Soal Berita Asia Sentinel yang Menuding SBY

Nailin In Saroh

Nailin In Saroh

Jakarta

17 September 2018 14:55 WIB
Nasional | Rilis ID
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Hinca Panjaitan memberikan keterangan kepada media. FOTO: RILIS.ID
Rilis ID
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Hinca Panjaitan memberikan keterangan kepada media. FOTO: RILIS.ID

"Artinya pemberitaan mereka itu tidak mengejar sebuah karya jurnalistik investigasi, tapi memang hanya beropini dan begitu bangganya mereka ketika sudah viral," terang Hinca.

Hinca menambahkan, Demokrat sangat menghargai kebebasan pers Tanah Air. Karenanya, ia meminta rekan pers Indonesia berhati-hati dalam mengutip pemberitaan media asing yang belum tentu kredibilitasnya.

Sebelumnya, Media asing Asia Sentinel melaporkan bahwa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah melakukan sebuah konspirasi kejahatan besar.

Pemerintahan SBY disebut telah mencuri uang sebesar USD12 miliar atau sekitar Rp177 triliun dan mencucinya melalui bank-bank internasional. 

Dalam artikel berjudul "Indonesia’s SBY Government: Vast Criminal Conspiracy", sebanyak 30 pejabat era SBY terlibat dalam kejahatan tersebut.

Laporan itu berdasarkan analisis forensik, dikompilasi satuan penyidik dan pengacara di Indonesia, London, Thailand, Singapura, Jepang dan negara lain yang diajukan bersama dengan pernyataan di bawah sumpah (afidavit) setebal 80 halaman yang diajukan ke Mahkamah Agung Mauritius.

Gugatan itu diajukan oleh Weston International Capital.

"(Kejahatan) ini juga melibatkan serangkaian lembaga keuangan internasional termasuk Nomura, Standard Chartered Bank, United Overseas Bank (Singapore) dan lain-lain," seperti dikutip dari Asia Sentinel, Rabu (12/8/2018).

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya