Catat! Arinal Janji Bantu Bangun Masjid UIN Raden Intan

Default Avatar

Anonymous

Bandarlampung

30 Agustus 2018 20:22 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. Moh Mukri dan Arinal Djunaidi meninjau pembangunan Masjid Safinatul Ulum. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ Taufik Rohman 
Rilis ID
Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. Moh Mukri dan Arinal Djunaidi meninjau pembangunan Masjid Safinatul Ulum. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ Taufik Rohman 

RILISID, Bandarlampung — Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan, Prof Moh Mukri mengajak gubernur Lampung terpilih, Arinal Djunaidi, melihat pembangunan Masjid Safinatul Ulum. Lokasinya tidak jauh dari Gedung Rektorat, Kamis (30/8/2018). 

Terlihat bakal calon DPR RI dari PDIP Mukhlis Basri dan Hidir Ibrahim (bacalon DPR RI PKB). Keduanya sama-sama maju di daerah pemilihan (dapil) Lampung I. Hadir beberapa pejabat rektorat UIN.

Pantauan rilislampung.id, Mukri dan Arinal akrab berbincang tentang kemajuan pembangunan masjid megah di kampus hijau itu. 

Arinal menyatakan siap mendukung pembangunan masjid ketika nanti dirinya sudah dilantik menjadi Gubernur Lampung periode 2019-2024. 

Mereka berkeliling sampai ke lantai dua masjid yang penuh ukiran tersebut. Sesekali mereka tertawa lepas. 

Mukri dalam kesempatan itu bercerita, pembangunan masjid merupakan hasil sumbangan sukarela mahasiswa UIN Raden Intan serta pihak terkait. 

"Butuh waktu lama karena masjid ini nantinya bisa menampung ribuan jamaah salat. Dua lantai dan terbilang paling megah di antara kampus di Lampung. Saat ini sudah tahap penyelesaian akhir," beber Mukri. 

Guru Besar Ushul Fiqh itu menjelaskan, Masjid Safinatul Ulum memiliki luas bangunan 50 × 55 meter persegi. Diproyeksikan dapat menampung 6.000 orang.

"Saya ingin masjid ini menjadi semacam ikon. Masjid kan rumah Tuhan. Jadi, jangan dibangun asal-asalan. Saya mau membuat yang megah, bagus, dan detailnya tak boleh sembarangan," tegasnya. 

Untuk mewujudkannya perlu semangat tinggi. Mesti ada kemauan dan bersungguh-sungguh. Sebab, masjid dibangun swadaya, bukan dari uang negara.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Gueade
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya