Puluhan Proyek Jalan Senilai Rp27,155 Miliar di Lampura Tak Kunjung Dilelang, Ini Daftarnya!
Furkon Ari
Lampung Utara
RILISID, Lampung Utara — Sebanyak 24 proyek infrastruktur senilai Rp27,155 miliar di Lampung Utara (Lampura) tak kunjung dilelang sampai hari ini, Jumat (23/1/2026).
Padahal, Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Lampura telah mengajukan 24 paket proyek ke Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) untuk segera dilelang.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas SDABMBK Lampura Rio Alaska menjelaskan, pihaknya sudah tiga kali mengajukan ke Bagian Barjas untuk melelang ulang puluhan proyek tersebut.
"Permohonan lelang sudah kami ajukan sejak 6 Januari 2026. Namun pada 12 Januari berkas kami tarik kembali karena masih ada kekurangan. Setelah dilengkapi, kami ajukan lagi pada 15 Januari, tetapi masih ada data yang perlu disempurnakan," ujar Rio, Jumat (23/1/2026).
Rio menuturkan, seluruh kekurangan administrasi akhirnya dirampungkan dan kembali diajukan ke Barjas pada Selasa, 20 Januari 2026. Selain itu, pihaknya juga telah mengunggah seluruh dokumen pendukung ke sistem Inaproc.
"Semua kekurangan sudah kami lengkapi dan sudah diajukan kembali ke Barjas. Mudah-mudahan tidak ada kendala lagi, sehingga 24 paket proyek ini bisa mulai dilelang pada 25 Januari hingga 24 Februari 2026," katanya.
Puluhan paket proyek tersebut merupakan pekerjaan infrastruktur yang sempat batal digelar pada tahun 2025, dan tersebar di 13 kecamatan di Kabupaten Lampung Utara, meliputi pembangunan, peningkatan, hingga pemeliharaan jalan dan jembatan.
Dihubungi terpisah, Kepala Bagian Barjas Setdakab Lampura Chandra Setiawan belum merespons saat dihubungi melalui sambungan telepon.
Wartawan Rilisid Lampung juga mengirimkan pesan berbasis aplikasi WhatsApp, namun tak kunjung dibalas.
Berikut daftar 24 paket proyek infrastruktur yang tak kunjung dilelang ulang:
Proyek Jalan
Lampura
proyek infrastruktur
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
