Siap-Siap Dicurangi
Tampan Fernando
Bandar Lampung
Kisah serupa juga dialami timnas negara lain. Saat Qatar menjadi juara Piala Asia di kandangnya sendiri tahun 2024, setelah mengalahkan Yordania berkat hadiah tiga penalti dari wasit. Yordania pun kalah 3-1.
Yang terbaru adalah final Piala Asia U-17 2025 di Arab Saudi. Dua pemain Uzbekistan diusir wasit sejak babak pertama.
Untungnya, meski hanya dengan sembilan pemain, Uzbekistan tetap sukses membungkam tuan rumah Arab Saudi 2-0 dan mengangkat trofi.
Nah, dari berbagai kejadian itu, pecinta sepak bola sebenarnya sudah pesimis bahwa pertandingan Timnas Indonesia nanti akan berjalan adil dan menjunjung fair play.
Karena kenyataannya, sepak bola Asia belum sepenuhnya steril dari kepentingan politik dan uang. Dan Indonesia, yang sedang naik daun, bisa jadi target paling empuk.
Perlu diketahui, drawing pembagian grup putaran keempat akan dilaksanakan pada 17 Juli mendatang, berdasarkan ranking FIFA.
Kemungkinan pot 1 akan ditempati Qatar dan Arab Saudi, sebagai tim dengan peringkat FIFA tertinggi di antara empat negara lainnya. Kemudian pot 2 diisi Irak dan Uni Emirat Arab, sementara Indonesia dan Oman di pot 3.
Terkait pemilihan dua tuan rumah yang telah ditetapkan AFC, Ketum PSSI Erick Thohir menghormati dan menyambut baik keputusan tersebut.
Ia berharap seluruh pecinta sepak bola Indonesia tetap mendukung Timnas di mana pun pertandingan berlangsung.
Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah mempersiapkan tim sebaik mungkin. Erick juga percaya pertandingan akan berlangsung secara fair dan profesional.
opini Tampan Fernando
Timnas Indonesia
kualifikasi Piala Dunia
Putaran keempat
Sepakbola
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
