Kenapa Banyak Emak-Emak Terlibat Perasaan di Medsos? Ini Penjelasannya

Yuda Haryono

Yuda Haryono

Pringsewu

31 Januari 2026 10:46 WIB
Perspektif | Rilis ID
Yuda Haryono jurnalis Rilis.id
Rilis ID
Yuda Haryono jurnalis Rilis.id

Keinginan untuk dipuji, dianggap menarik, dan merasa bernilai kembali muncul, terutama ketika usia bertambah dan rasa percaya diri menurun.

Media sosial menyediakan “panggung” yang murah dan cepat.

5. Dorongan Biologis dan Fantasi

Faktor biologi juga berperan. Hasrat tidak berhenti hanya karena usia atau status pernikahan.

Namun, yang sering muncul bukan sekadar nafsu fisik, melainkan nafsu untuk merasa hidup, diinginkan, dan berarti kembali.

Nafsu di sini bercampur dengan fantasi—bukan tentang tubuh semata, tetapi tentang versi diri yang merasa dicintai tanpa beban.

Nafsu atau Kebutuhan Emosional?

Apakah ini murni nafsu?

Dalam banyak kasus, yang pertama muncul bukan nafsu seksual, melainkan kebutuhan emosional.

Nafsu sering datang belakangan, setelah ada ikatan perasaan.

Menampilkan halaman 4 dari 5

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

Pringsewu

fenomena medsos

emak emak

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya