Kemah Sastra 2026 Hadirkan Akademisi Unila dan UIN RIL

Gueade

Gueade

Bandar Lampung

9 April 2026 09:48 WIB
Budaya | Rilis ID
Suasana Kemah Sastra 2026. Foto: ist
Rilis ID
Suasana Kemah Sastra 2026. Foto: ist

“Karena kita berada di tanah Lampung,” harap Yunda yang kerap menjadi juri lomba cipta bahasa ibu di daerah ini.

Sementara Devin Cumbuan Putri, akademisi UIN Raden Intan Lampung (RIL) mengatakan bahwa alih wahana karya sastra dari bahasa Indonesia ke Lampung sangat membantu untuk mengenalkan bahasa ibu kepada kalangan yang lebih luas dan beragam.

“Dalam berkomunikasi, yaitu melalui bahasa Lampung menjadikan komunikasi berlangsung,” ujarnya.

Keduanya sepakat, gunakan bahasa ibu dengan memilih dialek pepadun atau saibatin, karena Lampung sangat kaya dalam dialek.

Para peserta mendapat tugas praktik mengalih wahana puisi atau cerpen karya hasil pelatihan dalam bahasa Indonesia ke bahasa Lampung, baik dialek A maupun O. (*)

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

Kemah Sastra 2026

Lomba Cipta Puisi

Cerpen

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya