Unik! Ada Pojok Baca di SMPN 1 Rajabasa
lampung@rilis.id
Lampung Selatan
RILISID, Lampung Selatan — SMPN 1 Rajabasa, Lampung Selatan bekerjasama dengan relawan literasi motor pustaka, membuat Gerakan Literasi Sekolah.
Pihak sekolah menggiatkan siswanya membaca dan menulis. Upaya itu diyakini sangat besar manfaatnya dalam pembentukan mental dan karakter anak.
Menurut Asih Kuriawati, wali kelas VII-B sekaligus guru bahasa Indonesia, gerakan ini diwujudkan dengan membuat perpustakaan mini di kelas.
Siswa diberi kesempatan meminjam buku dan diwajibkan membuat resume atau sinopsis dalam buku khusus.
Perpustakaan diletakkan di pojok menjadi sudut baca untuk para siswa di sela-sela aktivitas belajar di kelas.
"Meski baru hitungan bulan, progresnya cukup bagus. Kita melihat langsung bagaimana ketika jam istirahat, para siswa mulai antusias memanfaatkan fasilitas dan ruang terbuka untuk membaca," paparnya, Kamis (8/8/2019).
Kepala SMPN 1 Rajabasa Endang Suryani, menambahkan membaca menambah pengetahuan dan menulis membuat anak mampu mengolah pikirannya secara kreatif.
“Sebab jika siswa tekun dalam proses ini, maka harapan akan adanya peningkatan hasil belajar dapat tercapai,” sebutnya.
Dalam mengimplementasikan Gerakan Literasi Sekolah, tambah dia, ada tiga tahapan. Yaitu pembiasaan, pengembangan, dan pembelajaran.
“Setiap tahap ada indikator pencapaian, kapan mulai tahap pengembangan dan kapan pembelajaran ada indikatornya,” urainya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
