Swiss-Belhotel Lampung Tawarkan Paket Mancing Ekslusif, Ini Caranya
lampung@rilis.id
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Memancing adalah suatu kegiatan yang sangat menghibur bagi yang menyukainya. Banyak komunitas-komunitas mancing mulai bermunculan dan menjadi sebuah perkumpulan yang sangat positif dalam dunia dewasa saat ini.
Namun sekarang ini kegiatan memancing menjadi sebuah kegiatan ekslusif yang harus di coba. Di Swiss-Belhotel Lampung tidak hanya orang dewasa yang bisa menikmati kegiatan memancing, tapi dapat di nikmati semua kalangan bahkan anak-anak dan keluarga untuk sebuah hiburan di kala weekend.
Swiss-Belhotel Lampung juga menyediakan jasa memasak untuk ikan yang sudah di dapat dari hasil mancing para pengunjung. Ikan dapat langsung di bakar ataupun di goreng dengan pilihan sambal seperti colo-colo, dabu-dabu, sambal ijo, atau sambal bawang.
Dengan harga hanya Rp. 12.000,-/ons para pengunjung sudah dapat menikmati ikan yang langsung dimasak oleh chef hotel berbintang. Dengan minimal ikan yang dibakar 500 gram akan mendapatkan gratis nasi putih dan es teh manis.
"Paket mancing ini kami sediakan untuk semua pengunjung hotel baik tamu yang menginap maupun tidak menginap, jadi kami berharap promo ini dapat dinikmati semua kalangan." Ujar Fauzi Firdaus, General Manager Swiss-Belhotel Lampung.
Lebih menariknya di setiap hari Sabtu untuk tamu yang melakukan pemesanan paket mancing ini akan mendapatkan cashback 100 persen dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Tidak perlu khawatir karena di Swiss-Belhotel Lampung menyediakan penyewaan alat mancing beserta dengan umpannya.
Swiss-belhotel Lampung saat ini memiliki total 167 kamar dengan lokasi strategis di Kota Bandar Lampung yang saat ini sudah dilengkapi fasilitas diantaranya, Swiss Cafe, Slyce Lounge, Ballroom, Ruang Pertemuan, Spa, Fitness Centre, koneksi internet gratis dikamar dan area publik, laundry, layanan room service dan kolam renang. Fasilitas-fasilitas ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan para tamu selama tinggal bersama Swiss-Belhotel Lampung. (*)
Laporan: Dora Afrohah
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
