Sulam Usus Lamsel: Dikirim ke Jepang, Dipesan Artis Iis Dahlia

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Lampung Selatan

27 Oktober 2021 13:44 WIB
Humaniora | Rilis ID
Ibu-ibu membuat sulam usus. Foto: Humas PTPN VII
Rilis ID
Ibu-ibu membuat sulam usus. Foto: Humas PTPN VII

“Kalau nggak salah sejak 2008 saya sudah dapat pinjaman dari PTPN VII. Waktu itu dapat Rp10 juta," akunya.

Dua tahun berikutnya dapat Rp20 juta, naik lagi jadi 30 juta, dan terakhir tahun lalu Rp40 juta.

"Sama PTP (PTPN VII) enak, bunganya kecil banget, nagihnya juga ramah. Jadi, hubungan kami juga enak,” tambah Eva.

Resonansi Eva bukan sekadar reputasi namanya yang sohor, tetapi efek ekonomi dan ketenteraman lingkungan.

Saat ini, para perempuan di seputaran Jatiagung wilayah Timur sudah menemukan opsi membantu ekonomi suaminya melalui sulam usus Eva.

Pesanan busana berbasis sulam usus kepada Eva terus mengalir, bahkan di masa pandemi. Imbasnya, ibu-ibu dan remaja puteri, bahkan dibantu suaminya, bisa mengisi waktu senggang dengan menyulam tempahan dari Eva.

“Nyulam usus ini nggak sulit. Kalau mau pasti bisa. Jadi, hampir nggak ada lagi ibu-ibu di sini yang nganggur pas waktu luangnya," jelasnya.

Hampir setiap hari koordinator mengambil bahan ke Eva, terus mereka bagi.

"Sambil ngobrol di rumah, mereka sambil nyulam,” kata Eva yang mengaku busana sulam usus besutannya pernah dibawa ke Jepang, dipesan artis Iis Dahlia, langganan istri pengusaha Yusuf Kohar, dan beberapa nama kondang lain.

Eva mengakui, penghasilan para penyulam itu belum besar. Tetapi sebagai pengisi waktu, ia menyebut jika intensif, para penyulam yang mengerjakan sulamannya di rumah masing-masing itu bisa dapat Rp1,5 juta per bulan.

Menampilkan halaman 3 dari 4

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

PTPN VII

rilis

Sulam Usus Eva

Mitra Binaan PTPN VII

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya