Rektor Universitas Saburai Lepas 319 Orang Mahasiswa KKN
lampung@rilis.id
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Rektor Universitas Saburai, Henni Kusumastuti, melepas 319 orang mahasiswa untuk mengikuti kuliah kerja nyata (KKN) di Kecamatan Negerikaton, Pesawaran.
Acara bertema ’Meningkatkan Pemberdayaan Masyarakat Menuju Desa Unggul’, itu dilaksanakan di kampus Universitas Saburai pada pukul 08.00 WIB, Kamis (27/2/2020).
Ratusan mahasiswa akan disebar di 15 pekon (desa) dengan didampingi dosen pembimbing lapangan (DPL) sebanyak 15 orang. Satu pekon diisi dua kelompok dengan satu DPL.
”Mereka akan melaksanakan KKN selama enam pekan,” ujar Henni dalam siaran pers yang diterima rilislampung.id, pagi ini.
Menurut Henni, KKN sangat diperlukan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sesuai Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Untuk itu, mahasiswa sedapat mungkin membantu mengatasi masalah-masalah di desa yang mungkin muncul dalam masa KKN.
Dia juga meminta mahasiswa menjaga nama baik lembaga dan mereka dapat menyesuaikan diri dengan kondisi masyarakat serta bersikap sebaik mungkin.
”Harapannya, program-program yang telah disusun oleh mahasiswa nantinya dapat berguna bagi desa, khususnya masyarakat setempat,” ujarnya.
Lantaran ini tahun politik, sehubungan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2020, Henni meminta mahasiswa tidak terlibat dengan hal-hal yang berbau politis.
Henni pun berpesan agar mahasiswa dapat menjaga kesehatan. Apalagi, saat ini memasuki musim penghujan.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
