Lumpuh Sejak 1 SD, Bocah asal Pesawaran Ini Ingin Kursi Roda
Darmansyah Kiki
Pesawaran
RILISID, Pesawaran — Ingin mengurangi beban orang tuanya, Wahyu Hidayat Fatehah, penderita lumpuh di seluruh badan berharap Ramadan tahun ini mendapat kursi roda dari dermawan.
Ya, remaja 14 tahun bungsu dari tiga saudara anak pasangan Asmani (47) dan Sundari (43) warga Dusun 7 Desa Sukaraja Gedongtataan, Pesawaran ini lumpuh sejak 2013.
Semua aktivitasnya hanya dapat ia lakukan dari tempat tidur. Agar tidak bosan sesekali Wahyu digendong ayahnya duduk menonton televisi tua berukuran 21 inci.
Keluarga ini tinggal di rumah berukuran 6 x 6 meter dengan dinding geribik. Bangunan ini milik kakek Wahyu.
Sejak anaknya sakit, Asmani rela meninggalkan pekerjaannya sebagai buruh bangunan.
Sementara sang istri mencari nafkah dengan berjualan nasi uduk di jalan di depan rumah. Kadang di pasar.
“Cuma sebulan numpang jualan di depan. Nanti balik lagi ke pasar,” ujarnya Rabu (28/4/2021).
Asmani menceritakan awal mula Wahyu lumpuh karena terjatuh saat berlarian ketika pulang sekolah.
Dengan segala keterbatasan ekonomi, Wahyu sudah menjalani pengobatan medis maupun alternatif.
“Hari kedua jatuh sudah nggak bisa jalan lagi, sejak kelas 1 SD. Jadi sampai sekarang ini sudah 8 tahunan,” paparnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
