Lumpuh Sejak 1 SD, Bocah asal Pesawaran Ini Ingin Kursi Roda
Darmansyah Kiki
Pesawaran
Terakhir Wahyu diberi rujukan RS Urip Sumoharjo untuk berobat ke RS Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo di Jakarta. Namun terpaksa diabaikan karena ketidadaan dana.
Secara mental, Wahyu sebenarnya baik-baik saja. Aktivitasnya setiap hari menonton televisi dan bermain handphone.
"Semua badan lumpuh, paling jari-jarinya yang masih bisa bergerak. Kalau ngomong lancar. Puasa tak pernah putus sejak sakit sampai sekarang,” terangnya.
Untuk dapat membantu aktivitas Wahyu, Asmani ingin sekali memberikan kursi roda untuk anak kesayangannya.
Apalagi menjelang lebaran, Wahyu ingin bertemu dengan saudara-saudaranya. Sebab, repot jika harus digotong-gotong karena beratnya 60 kilogram.
“Apalagi kalau mau ke kamar mandi lumayan repot. Jaraknya sekitar empat meter dari kamar Wahyu,” ungkap Asmani.
Wahyu dengan terbata-bata membenarkan kalau dirinya ingin sekali memiliki kursi roda.
"Iya kursi roda, puasa. Iya puasa, puasa,” tuturnya. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
