Indonesia Menari, Kota Bandarlampung Pecahkan Rekor MURI
Anonymous
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Kota Bandarlampung kembali mencatat sejarah baru. Kali ini 25.063 anggota Pramuka Kwartir Cabang Kota Bandarlampung memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam gelaran tarian dengan peserta terbanyak, Minggu (10/11/2019).
Pemecahan rekor MURI bertajuk ”Indonesia Menari” ini menutup empat akses jalan di pusat kota. Yakni Jalan Raden Intan, Jalan Ahmad Yani, Jalan Diponegoro, dan Jalan Jenderal Sudirman.
Seluruh badan jalan menjadi lautan manusia yang berseragam cokelat. Bahkan even ini digadang-gadang memecahkan rekor dunia.
Ketua Pramuka Kwarcab Kota Bandarlampung, Eva Dwiana Herman HN, mengatakan pagelaran ”Indonesia Menari” sengaja diselenggarakan bersamaan dengan momen Hari Pahlawan Nasional Indonesia.
"Ini bertujuan menggerakan hati anak-anak muda yang merupakan generasi penerus bangsa untuk semangat maju, bersatu, bersama-sama membangun negara," papar Eva.
Menurutnya, dengan adanya kekompakan dari kawula muda di Bandarlampung, dirinya meyakini bahwa kota ini akan menjadi contoh baik bagi kabupaten/kota di Lampung bahkan antar provinsi lainnya.
"Yang datang ke sini, berpartisipasi dalam tari ini, merupakan adik-adik yang memiliki jiwa persatuan. Apalagi gerakan Indonesia Menari ini gabungan dari sejumlah tarian adat di Indonesia," ungkap Eva.
Sementara, Wali Kota Herman HN mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota Pramuka Kwarcab Bandarlampung yang telah berhasil memecahkan rekor MURI.
"Ini adalah tarian, berarti banyak gerakan yang membuat kita berkeringat dan sehat. Ini juga sekaligus memasyarakatkan olahraga, mengolahragakan masyarakat," tandasnya. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
