Hadirkan Kepala LLDikti, IIB Darmajaya Genjot Peningkatan Jenjang Akademik Dosen
lampung@rilis.id
BANDARLAMPUNG
Prof. Yuliansyah menerangkan, disertasinya dahulu mengenai bisnis strategik.
”Dari Lektor juga langsung lompat ke guru besar. Akhirnya berhasil karena izin Allah SWT,” tuturnya.
Ia juga menceritakan dari menulis penelitian dapat berkeliling Indonesia. Menurutnya, terdapat perbedaan dalam profesi dosen dan guru.
”Kalau dosen itu banyak menulis, berbeda dengan guru yang mengajar saja. Selagi masih muda kejar jenjang akademik mencapai guru besar. Kalau mau enak dari awal-awal dan bangun strategi untuk mengejar guru besar kita,” bebernya.
Yang paling penting dalam Tridarma Perguruan Tinggi, selain pengajaran juga penelitian dan pengabdian masyarakat.
”Saran saya jadi guru besar jangan sampai di atas 50, tetapi di bawah 50. Karena semakin muda maka energi akan lebih powerfull untuk menulis,” terangnya.
Prof. Yuliansyah menambahkan, LLDikti Wilayah II Sumbagsel juga akan melakukan pendampingan untuk menggenjot peningkatan jenjang akademik.
”Kita akan lakukan pendampingan dua kali. Untuk yang pertemuan kedua nanti akan mengecek kembali sebelum submit. Hari pertama mengecek kelengkapan berkasnya,” pungkasnya.(*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
