Hadapi Mutasi Corona, Ketua IDI Bandarlampung: Kita Belum Siap
Dora Afrohah
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Virus corona SARS-CoV-2 yang menyebabkan penyakit Corona Virus Disease (Covid)-19 terus bermutasi.
Untuk di Indonesia, mutasi corona yang masuk disebut B117. Hal ini diumumkan Selasa (2/3/2021) oleh Wakil Menkes Dante Saksono.
Sementara untuk jenis N439K, meski sudah terdeteksi sejak November 2020, pemerintah belum dapat memastikan.
Enam kasus mutasi virus corona B117 tersebar di lima provinsi, yaitu Jawa Barat, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan.
Kemenkes memastikan semua pasien yang terpapar mutasi virus corona B117 sudah sembuh.
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bandarlampung, dr Aditya M Biomed, menjelaskan untuk Lampung dirinya tidak mengetahui apakah B117 dan N439K sudah masuk atau belum.
"Jujur saya belum tahu. Takut juga sih," ungkapnya kepada rilislampung.id, Kamis (18/03/2021).
Ia mengingatkan masyarakat tetap ketat menjalankan protokol kesehatan (prokes) karena virus mutasi corona lebih mudah menyebar.
Menurut Aditya, sebab mengapa virus covidC19 bisa bermutasi adalah memang karena hukum alam.
”Manusia selalu menjalankan prokes yang akhirnya membuat virus makin terdesak. Untuk mempertahankan kehidupannya ia berubah atau bermutasi,” paparnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
