Bayi 13 Hari Alami Pembengkakan Kepala Butuh Bantuan Untuk Operasi

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Tanggamus

23 Februari 2021 17:53 WIB
Humaniora | Rilis ID
Foto: Istimewa
Rilis ID
Foto: Istimewa

RILISID, Tanggamus — Ghaisan, bayi berusia 13 hari itu lahir dengan kondisi kepala membesar atau dalam istilah medis disebut hidrocefalus. Anak dari pasangan Edi Siswanto (37) dan Aristalia (35), warga Desa Sukaraja, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus itupun kini butuh uluran tangan.

Pasalnya, orangtua bayi itu kini dalam kondisi kesulitan ekonomi. Sang ayah hanya bekerja sebagai honorer petugas keamanan di SMKN Kota Agung Barat. Sang ibunda pun hanya seorang ibu rumah tangga biasa.

“Sementara biaya operasi yang dibutuhkan cukup tinggi. Tidak mungkin mencukupi dari gaji saya,” ungkap Edi dalam siaran pers yang diterima Rilislampung.id dari sebuah komunitas sosial disana, Selasa (23/2/2021).

Menurut orangtua bayi, kondisi bayi Ghaisan sudah diketahui mengalami kelainan sejak dalam kandungan.

“Dokter memberitahu kelainan itu sejak ibunya masih mengandung Ghaisan delapan bulan,” tambah Edi.

Meski demikian, orangtua bayi Ghaisan pun tidak bisa melakukan apa-apa karena terkendala biaya untuk operasi.

Menurut Edi hingga kini hanya beberapa pihak dari komunitas atau tetangga saja yang membantu. Sementara belum ada bantuan dari pemerintah setempat.

Pihak keluarga pun berharap ada uluran tangan pemerintah atau para dermawan, untuk membantu biaya operasi bayi Ghaisan.(*)

 

 

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya