Bantu Disinfektan, PTPN VII Bergen Terus Perhatikan Warga

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Bandarlampung

3 Juni 2020 19:38 WIB
Humaniora | Rilis ID
PTPN VII Unit Bergen menyerahkan bantuan 600 lembar masker, 12 jeriken cairan disinfektan, dan empat jeriken sabun cair kepada warga Desa Kertosari, Wonodadi, Purwodadi Dalam, dan Purwodadi Simpang, Kecamatan Tanjungbintang. Foto: Humas PTPN VII
Rilis ID
PTPN VII Unit Bergen menyerahkan bantuan 600 lembar masker, 12 jeriken cairan disinfektan, dan empat jeriken sabun cair kepada warga Desa Kertosari, Wonodadi, Purwodadi Dalam, dan Purwodadi Simpang, Kecamatan Tanjungbintang. Foto: Humas PTPN VII

RILISID, Bandarlampung — PTPN VII secara berkala terus mengawal dan memperhatikan masyarakat sekitar perusahaan berkaitan dengan wabah virus corona.

Seperti hari ini, Rabu (3/6/2020), PTPN VII Unit Bergen menyerahkan bantuan 600 lembar masker, 12 jeriken cairan disinfektan, dan empat jeriken sabun cair kepada warga Desa Kertosari, Wonodadi, Purwodadi Dalam, dan Purwodadi Simpang, Kecamatan Tanjungbintang.

Usai menyerahkan bantuan, Manajer PTPN VII Unit Bergen Ahmad Nurwibowo mengatakan, pihaknya terus memberi perhatian kepada masyarakat sekitar berkaitan dengan covid-19. Ia menyebut, wabah ini bukan bencana alam yang terjadi sesaat untuk kemudian selesai setelah dibantu dan dipulihkan.

“Sejak awal, kami sudah punya pandangan cukup jauh ke depan bahwa pandemi corona ini tidak sesaat. Runtutan imbas atau dampaknya akan lebih lama dari bencana gunung meletus atau tsunami. Sebab, virus ini butuh penanganan dalam jangka yang bisa lama. Makanya, kami tidak buru-buru menggelontorkan bantuan,” kata dia.

Menurut Pak Nur, sapaan akrabnya, pemantauan terhadap kondisi masyarakat harus terus dilakukan. Kebutuhan masker, disinfektan, sabun, dan mungkin barang-barang habis pakai lainnya seharusnya tidak boleh terputus. Sebab, penyebaran dan penularan virus akan bisa terjadi jika masyarakat tidak lagi disiplin dengan pola hidup sesuai protokol kesehatan dalam menghadapi covid-19 ini.

“Jangan sampai kita hanya rajin pakai masker, nyemprot disinfektan, dan cuci tangan pakai sabun hanya pas awal-awal pandemi saja. Sebab, itu adalah standar yang sebaiknya memang harus terus dijalankan oleh masyarakat sebelum virus ini benar-benar ada vaksinnya. Jadi, bantuan ini sama sekali bukan terlambat, tetapi untuk memastikan masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan,” kata dia.

Pelonggaran status daerah terhadap pandemi virus corona memang sudah cenderung terjadi. Namun demikian, pemberlakuan new normal tetap mempersyaratkan protokol kesehatan ketat. Dan itu membutuhkan sarana dan prasarana di masyarakat. Setelah menerima bantuan, Kepala Desa Purwodadi Dalam Sugino menyampaikan terima kasih kepada PTPN VII. Ia mengatakan, pada awal terjadinya wabah awal Maret 2020 lalu, pemerintah dan seluruh warga sangat proaktif dan gencar melakukan pencegahan sesuai arahan. Namun, seiring waktu di mana masyarakat dicekam rasa takut dan tidak banyak beraktivitas, rasa bosan mulai dirasakan.

“Memang waktu awal dulu semua giat, tetapi mungkin sekarang sudah agak kurang. Mungkin lama-lama bosen ya, masyarakat. Padahal, wabah ini sebenarnya masih ada. Oleh karena itu, kami berasa senang mendapat bantuan ini. Bukan hanya barangnya, tetapi juga diingatkan kembali untuk terus waspada,” kata dia

Sugino juga berharap PTPN VII terus memberi perhatian kepada masyarakat sekitar untuk menjaga hubungan saling menguntungkan.

“Kami juga berdoa dan mendukung PTPN VII jaya kembali dan bisa berkontribusi lebih baik lagi untuk masyarakat sekitar,” kata dia. 

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya