Polda Lampung Akan Bongkar Makam Mahasiswa Unila yang Diduga Tewas Akibat Kekerasan Diksar

Tampan Fernando

Tampan Fernando

Bandar Lampung

25 Juni 2025 16:08 WIB
Hukum | Rilis ID
Pratama Wijaya Kusuma, mahasiwa Unila yang meninggal dunia usai mengikuti Diksar Mahepel. Foto: ist
Rilis ID
Pratama Wijaya Kusuma, mahasiwa Unila yang meninggal dunia usai mengikuti Diksar Mahepel. Foto: ist

RILISID, Bandar Lampung — Kasus meninggalnya Pratama Wijaya Kusuma, mahasiswa FEB Universitas Lampung yang diduga tewas akibat kekerasan Diksar Mahepel memasuki babak baru.

Polda Lampung akan membongkar makam Pratama Wijaya untuk melakukan ekshumasi terhadap jasad korban guna mengungkap penyebab kematiannya.

Proses ekshumasi itu sudah mendapat persetujuan dari keluarga almarhum Pratama Wijaya dan rencananya akan digelar pada Senin, 30 Juni 2025.

Penasihat hukum keluarga korban, Icen Amsterly, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima informasi mengenai jadwal pembongkaran makam tersebut dari penyidik Ditreskrimum Polda Lampung.

"Kami dapat informasi dari penyidik ekshumasi dijadwalkan 30 Juni nanti. Kami dari keluarga sudah mengirimkan persetujuan resmi,” kata Icen, Rabu (25/6/2025).

Menurut Icen, ekshumasi dilakukan guna mencari kepastian terkait penyebab kematian Pratama Wijaya yang hingga kini masih menjadi tanda tanya besar bagi keluarga.

Ia menegaskan, pihak keluarga menolak narasi yang menyebut kematian korban disebabkan oleh penyakit bawaan seperti tumor atau kanker.

“Kalau disebut dia punya tumor, bukan berarti itu penyebab kematian. Faktanya, Pratama sempat menjalani operasi pengangkatan gumpalan darah di kepala. Dari mana asal gumpalan itu? Apakah karena benturan benda tumpul?” tanya dia.

Keluarga menduga kuat cedera di kepala Pratama adalah akibat dari tindak kekerasan fisik selama kegiatan diksar Mahepel berlangsung.

Hal itu juga sesuai dengan pengakuan Pratama saat masih hidup. Ia mengaku ditendang bahkan diinjak-injak di bagian perut dan dada oleh para seniornya di organisasi itu.

Menampilkan halaman 1 dari 3
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Tampan Fernando
Tag :

Pratama Wijaya Kusuma

kasus kekerasan

penganiayaan

ormawa

Unila

mahasiswa Unila

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya