Duh! Lampung Masuk 5 Besar Provinsi dengan Kasus Kekerasan Polisi Tertinggi
Tampan Fernando
Bandar Lampung
Temuan ini menambah catatan kelam di tengah peringatan HUT Polri. Momentum Hari Bhayangkara seharusnya menjadi refleksi mendalam bagi institusi kepolisian: sudahkah mereka benar-benar menjadi pelindung dan pengayom masyarakat?
Kapolda Lampung Minta Maaf
Di moment peringatan Hari Bhayangkara ke-79, Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan dalam pelayanan yang selama ini diberikan kepada masyarakat.
"Kami menyadari dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat masih banyak kekurangan. Untuk itu, kami mohon dibukakan pintu maaf atas segala kekurangan tersebut," ujar Kapolda kepada awak media usai Upacara Hari Bhayangkara di Mapolda Lampung, Selasa (1/7/2025).
Ia memastikan jajaran Polda Lampung akan terus melakukan evaluasi dan memperbaiki pelayanan agar ke depan lebih baik.
"Kami akan terus berbenah diri, memperbaiki pelayanan, termasuk dalam hubungan yang lebih baik dengan Masyarakat. Mohon doanya agar kami tetap kuat dalam iman, tulus dalam pengabdian dan isiqomah dalam keadilan,” tambahnya.
Di sisi lain, Kapolda mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan kritik dan masukan kepada institusi Polri.
Ia menekankan kritik membangun dari masyarakat merupakan bentuk kecintaan terhadap kepolisian dan menjadi cermin penting bagi Polri dalam meningkatkan kinerjanya.
"Teruslah berikan masukan-masukan, kritik yang membangun, terus awasi kami, karena kami yakin setiap masukan, setiap kritik yang diberikan oleh masyarakat, itu karena kecintaan kepada Polri," ujar
Menurutnya, Polri sangat membutuhkan peran aktif masyarakat dalam mengawal setiap langkah dan kebijakan kepolisian.
kekerasan Polisi
kasus oknum Polri
polisi Lampung
Hari Bhayangkara
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
