Terungkap! Ini Asal Muasal Harta Sipir Lapas Rajabasa yang Pamer Kekayaan di Medsos
Sulaiman
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Asal muasal harta kekayaan sipir Lapas Kelas I Bandarlampung Dhawank Delvi yang kerap dipamerkan di media sosial (medsos), diungkap akun Twitter @PartaiSocmed.
Dalam kicauannya, akun tersebut menyebutkan bahwa Dhawank memiliki pemasukan sampingan utama sebagai sipir di Lapas Bandarlampung.
Dhawank disebutkan menguasai kantin Lapas, lalu melakukan monopoli. Modusnya, menurut akun tersebut, pembesuk dibatasi membawa makanan cuma tiga potong lauk. Jika penghuni lapas ingin lauk lebih harus membeli di kantin yang dikelola Dhawank.
Selain itu, Dhawank juga mengelola koperasi Lapas sehingga segala kebutuhan penghuni harus beli dari dia. Koperasi Lapas ini mengelola seluruh sektor ekonomi di Lapas sehingga dia jadi penguasa ekonomi penjara.
"Disamping itu Dhawank juga mengelola katering LP yang operasionalnya dijalankan di rumah kontrakan dekat rumah orang tuanya," tulis akun @PartaiSocmed, dikutip Kamis (27/4/2023).
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Lampung Sorta Delima Lumban Tobing menyebut bahwa harta kekayaan yang dipamerkan Dhawank bukan sepenuhnya milik pribadi.
Menurut dia, dari hasil pemeriksaan Dhawank ditemukan fakta-fakta bahwa moge yang di-posting tahun 2020 bukanlah milikinya.
"Sebenarnya yang bersangkutan hanya menumpang foto untuk bergaya di atas moge," katanya.
Sementara untuk kolam renang, Sorta membenarkan bahwa itu milik Dhawank di rumah pribadinya.
"Nilainya Rp200 juta, yang dibeli Dhawank atas bantuan mertuanya seorang pengusaha," ujarnya.
Viral
Sipir Lapas
Bergaya Hedon
Kakanwil Kemenkumham
Disanksi
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
