Terima Kasih Lampung, Wapres Tutup Muktamar ke-34 NU
Dwi Des Saputra
Bandarlampung
Dia mengajak nahdliyin --sebutan anggota NU, terus bersikap terpuji, menyayangi, dan membantu, sesuai napas NU.
"Mukmin satu sama lain seperti tubuh yang satu, begitu juga dengan NU. Seperti bangunan saling menopang satu sama lain sehingga menjadi kuat," ujar dia.
"Dengan mengucap Bismillah, Muktamar ke-34 NU dinyatakan ditutup," tambah dia.
Sementara, Yahya mengatakan pengurus NU dari PBNU sampai cabang baru saja menyelesaikan agenda lima tahunan muktamar.
Muktamar baginya senantiasa terasa nikmat. Begitu nikmatnya dari pagi sampai kemarin dia sampai lupa tidur.
"Muktamar NU selalu ditunggu karena aktivia dan pengurus menemukan keasyikan sendiri. Orang bisa melihat, khawatir panasnya suasana, tapi di dalamnya asyik dalam pergulatan," papar Gus Yahya --sapaannya.
Ia menyatakan, salah satu agenda NU adalah meningkatkan perdamaian dunia. Dan, NU sukses menghasilkan inisiatif perdamaian tersebut.
NU juga jelas merasa ikut bertanggung jawab atas keselamatan bangsa dari ancaman pandemi yang sedang melanda.
"Terima kasih Bapak Gubernur dan Ibu Gubernur, Pak Kapolda Lampung, Pak Danrem," ujar Yahya atas kesuksesan muktamar.
Ia berharap, ini bukan hanya pertama kalinya menjadi ramah tamah di Lampung.
Muktamar NU
Penutupan
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
