Program Pembelajaran Kolaboratif, Dosen IIB Darmajaya Beri Pelatihan Pengembangan Desa Wisata
lampung@rilis.id
Bandarlampung
“Selama di desa wisata diharapkan wisatawan merasakan adanya perubahan kehidupan. Misalnya penyambutan dan pelayanan dari masyarakat desa dan bisa melihat potensi desa yang dikunjunginya,” kata dia.
Namun, lanjut Aliya, syarat menjadi desa wisata adalah lingkungan alam pedesaan yang asli.
"Penduduknya masih memiliki tradisi dan budaya yang relatif masih asli, penerimaan penduduk desa terhadap kehadiran wisatawan dan pengembangan pariwisata, komitmen masyarakat yang kuat, dan memiliki organisasi pengelolaan desa wisata,” kata dia.
Sedangkan pembicara Hidayatullah, S.E.,Msi.,M. Kom.,Ak.,CA.,CPA.,CIISA.,CDMP., yang juga Founder Bina UMKM Indonesia dan dosen FEB IIB Darmajaya menyampaikan materi Tot Digital Marketing yang sangat dibutuhkan dalam pengembangan desa wisata. Salah satunya adalah digital marketing wisata melalui web site. (*)
Program Pembelajaran
Kolaboratif
Dosen
IIB Darmajaya
Pengembangan Desa Wisata
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
