Surplus 40 Ribu Ton, Pesawaran Swasembada Beras
lampung@rilis.id
Pesawaran
“Saat ini yang sudah sering dialami oleh masyarakat ini terkait dengan bibit, dalam hal ini artinya kita menyikapi artinya setelah mereka musim panen itu kita segera kirimkan bibit bantuan. Memang saat ini kita sedang menggalakkan program IP 400, artinya dalam satu tahun itu empat kali tanam empat kali musim. Alhamdulillah artinya untuk tanam yang ketiga keempat kita menggunakan tanaman palawija,” paparnya.
Di bulan Oktober sampai dengan Desember, sambung Sam, pihaknya mendorong petani agar melakukan tanam yang keempat dengan varietas Super Genjah. “Artinya musim pendek ya musim panen pendek artinya bisa siklus itu bisa berjalan dalam empat kali dalam satu tahun”.
“Untuk saat ini varietas kita ya memang tahap demi tahap produksi kita, kita pertahankan untuk surplus,” Sam menambahkan.
Dia menambahkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian untuk memperoleh berbagai bantuan seperti bibit padi, jagung, pisang, cabai. Selain itu juga bantuan infastruktur seperti perbaikan jalan irigasi, perbaikan jalan usaha tani.
“Saat ini kita mengembangkan untuk tadah hujan maupun sumber mata air melalui embung, jadi kita tidak memanfaatkan irigasi kita menggunakan embung. Artinya, embung ini bisa mengairi sawah-sawah khusus sawah daratan,” ujarnya.
“Akhir tahun kemarin kita mendapat bantuan 8 bendung yang tersebar di Kecamatan Padangermin, Gedongtataan, Way Lima, Way Khilau, itu sudah perbaikan. Artinya kurun waktu singkat tersebut artinya bisa mengairi sawah hampir 845 hektare,” sambung Sam.
Pesawaran Swasembada Beras
Bahan Pangan
Kabupaten Pesawaran
Pertanian
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
