Sosialisasi Kostratani Provinsi Banten, Membangun Pertanian dengan Basis Kecamatan

Elvi R

Elvi R

Serang

28 Januari 2020 10:38 WIB
Bisnis | Rilis ID
FOTO: Humas Balitbangtan
Rilis ID
FOTO: Humas Balitbangtan

RILISID, Serang — Pada Kamis kemarin (23/1/2020) di Gedung Aspirasi KP3B berlangsung acara Sosialisasi Kostratani yang merupakan wujud kolaborasi BPPSDMP, Dinas Pertanian Provinsi Banten dan BPTP Banten.

Ir. H. Agus M Tauchid S, M.Si, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten selaku Ketua Panitia menyampaikan bahwa acara sosialisasi tersebut menghadirkan 1.000 orang peserta yang terdiri dari unsur penyuluh, POPT, Camat, Babinsa, penyuluh dan peneliti BPTP Banten, Dinas lingkup pertanian, dan stakeholder lainnya se Provinsi Banten.

Acara akbar ini juga dihadiri berbagai tokoh penting yaitu Gubernur Provinsi Banten, Dr. H. Wahidin Halim, M.Si, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Prof. Dr. Dedy Nursyamsi, M.Agr, Bupati Pandeglang H. Irna Narulita, SE, MM, Kapusdik Pertanian, Kepala PPMKP Ciawi, Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Soetta, Perwakilan Korem, Polda Banten, dan Bank Indonesia KPw Banten.

"Pertanian kita harus lebih maju dari yang kemarin, lebih mandiri dan dikelola lebih modern", ujar 
Menteri Pertanian Dr. Syahrul Yasin Limpo dalam tayangan video pada acara sosialisasi tersebut.

Untuk itu, poin penting yang disampaikan dalam sosialisasi tersebut adalah salah satu program pertanian jangka pendek saat ini adalah membangun Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostrantan) dari pusat hingga tingkat kecamatan.

Mengapa Kostratan menjadi penting? Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan bahwa lokus pembangunan pertanian utamanya ada di tingkat kecamatan dan selanjutnya dibutuhkan komitmen dan keterlibatan masyarakat bersama pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa dalam pembangunan pertanian.

Di tingkat pusat, Kostratan disebut dengan Kostranas dengan Komandan Menteri Pertanian dan Ketua Harian adalah Kepala BPPSDMP. Di tingkat Provinsi disebut Kostrawil dengan komandan Gubernur dan Ketua Harian adalah Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten, dan sekretariat adalah Kepala BPTP. Di tingkat kabupaten/kota disebut Kostrada dengan komandan Bupati/Walikota, dan Ketua Harian sekaligus Sekretariat adalah Kepala Dinas Pertanian Kab./Kota. Dan di tingkat kecamatan disebut Kostratani dengan Komandan Camat, dan Ketua Harian sekaligus Sekretariat adalah Kepala BPP.

Kostratani dilengkapi dengan brigade gerakan pembangunan pertanian yang disesuaikan dengan kondisi lapangan seperti Brigade OPT, Brigade Alsin, Brigade Air.

Kostratani merupakan bentuk sinergis antara Kementerian Pertanian, Kementerian Dalam Negeri, dan kementerian atau lembaga terkait lainnya.

Gubernur Provinsi Banten dalam sambutannya menyampaikan bahwa pihaknya mendukung Kostratani karena merupakan upaya untuk mewujudkan pertanian yang produktif. Di lain kesempatan Kepala Badan Litbang Pertanian, Dr. Fadjry Djufry, menyampaikan, pemanfaatan teknologi merupakan hal yang penting sehingga dapat mempercepat pencapaian dan membantu kami dalam menghilirkan teknologi pertanian, ungkapnya.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya