Rupiah Anjlok, Justru Gubernur BI Pelesir ke Luar Negeri

Nailin In Saroh

Nailin In Saroh

Jakarta

9 Mei 2018 09:08 WIB
Bisnis | Rilis ID
Anggota Komisi XI DPR, M Misbakhun. Foto: RILIS.ID/Ainul Ghurri
Rilis ID
Anggota Komisi XI DPR, M Misbakhun. Foto: RILIS.ID/Ainul Ghurri

RILISID, Jakarta — Anggota Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menyayangkan Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardoyo yang sibuk pelesiran ke luar negeri dalam waktu yang cukup lama di tengah gejolak penurunan rupiah. Apalagi, sisa masa jabatan Agus tinggal menghitung waktu. 

Misbakhun menduga, Agus  tidak ingin mewariskan nilai tukar rupiah yang kuat sebagai warisan jabatannya sebagai Gubernur Bank Indonesia.

Misbakhun mengaku tidak habis pikir, posisi nilai tukar rupiah yang menembus angka Rp14.000 per dolar AS ternyata tidak juga membuat Gubernur BI tergugah 'sense of crisis'nya, sehingga tidak merasa perlu mempercepat perjalanan dinasnya di luar negeri untuk segera kembali ke Tanah Air. Padahal, kata dia, keadaan volatilitas nilai tukar rupiah ini sangat mengganggu stabilitas perekonomian nasional.

Dengan demikian, Misbakhun menegaskan, mestinya BI harus mengambil langkah-langkah yang strategis untuk mengembalikan nilai tukar rupiah pada jalur penguatan yang mencerminkan kekuatan ekonomi nasional.

"Saya meminta Gubernur Bank Indonesia segera pulang dan memperpendek perjalanan dinasnya untuk mengurus nilai kurs rupiah yang jeblok ini," tegas Misbakhun di Jakarta, Selasa (8/5/2018).

Belakangan tersiar kabar, Gubernur Bank Indonesia di sisa jabatan yang sudah akan habis masih melakukan mutasi jabatan dengan menempatkan orang-orang yang selama ini dianggap dekat dengan Gubernur BI untuk menduduki jabatan-jabatan strategis.

"Kebijakan mutasi tentunya akan sangat mengganggu Gubernur Bank Indonesia terpilih karena akan mengalami kesulitan ketika saat dilantik dan menduduki jabatan, bisa saja mengalami kesulitan menyusun formasi jabatan yang dikehendaki guna membangun kinerja Bank Indonesia yang lebih ideal dan berkinerja baik" pungkas politisi Golkar ini.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya