Pesawaran Menuju Bumi Wisata Sejuta Pesona pada 2025

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Pesawaran

3 Mei 2023 16:20 WIB
Advertorial | Rilis ID
Foto: Istimewa
Rilis ID
Foto: Istimewa

RILISID, Pesawaran — Jumlah kunjungan wisatawan ke Pesawaran, Lampung, terus mengalami peningkatan yang signifikan tiap tahun. Berdasarkan data Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) setempat, kunjungan wisatawan periode 2016 sampai 2018 mencapai sebanyak 1.155.857 orang.

Angka itu terus meroket pada tahun 2019 dengan jumlah kunjungan sebanyak 1.387. 029 orang. Namun setahun berikutnya atau pada 2020 mengalami penurunan menjadi 873.829 orang.

Pada 2021, total kunjungan merangkak naik menjadi 1.135.978 orang. Kemudian turun drastis ke angka 704.632 pada tahun lalu. Sedangkan, kunjungan wisatawan selama Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023 tercatat sebanyak 24.374 orang.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Pesawaran Anggun Saputra, S.E., M.M. mengungkapkan program Kemilau Pesawaran dengan taqline Bumi Wisata Sejuta Pesona terus digalakkan sesuai arahan Bupati Dendi Ramadhona.

”Jadi sebenarnya program yang kami galakan sesuai arahan pimpinan, intinya di tahun 2023 ini bagaimana kita bisa menghasilkan pendapatan, karena ini maruahnya Bumi Wisata 2025. Kalau berbicara sumber daya alam, semua tahu lah, di Lampung kita sebagai salah satu kunjungan wisata terbesar, selain juga ada Pesisir Barat,” ujarnya dalam dialog Bupati Menyapa, dikutip Rabu (3/5/2023).


”Tapi kami sudah mengatur skema semua bagaimana caranya ini bisa menghasilkan pendapatan, karena memang kita tahu kalau wisata-wisata yang ada di Kabupaten Pesawaran ini wisata punya masyarakat, punya orang per orang, punya BUMDes. Sebab itu di tahun 2023 ini kami membuatkan ada satu program namanya SAPDA atau Sistem Aplikasi Pariwisata Daerah,” sambung Anggun.

Program SAPDA sendiri telah diluncurkan sejak 1 Februari 2023 lalu. Di mana pelancong yang hendak berwisata sudah diwajibkan melakukan transaksi nontunai melalui layanan aplikasi yang sudah tersedia.

“Ada Qris, ada dua bank yang sudah bekerja sama yakni Bank Lampung dan BSI (Bank Syariah Indonesia). Nah, artinya ini mempermudah dan memberikan kenyamanan bagi pengunjung, di sini pemerintah daerah masuk, cuma polanya bukan pola tunai, kita nontunai karena transparansi dan real time bisa kelihatan, contoh saya atau kami atau katakanlah satu yang punya destinasi Pulau Mutun misalnya atau Pulau Ringgung, dia tahu pengunjung dia perhari berapa sih yang bisa ada kontribusi,” ungkap Anggun.

Menampilkan halaman 1 dari 4
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Segan Simanjuntak
Tag :

Pesawaran Menuju Bumi Wisata Sejuta Pesona pada 2025

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya