Penerapan Protokol Kesehatan Ketat Dilakukan Radisson Lampung Kedaton

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Bandarlampung

12 Februari 2021 10:12 WIB
Bisnis | Rilis ID
Foto: Istimewa
Rilis ID
Foto: Istimewa

RILISID, Bandarlampung — Hotel Raddison Lampung Kedaton menekankan komitmennya menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Hal itu disampaikan Erwin, Director of Sales and Marketing Radisson Lampung Kedaton, kepada Rilislampung.id, Jumat (12/2/2021).

Menurutnya, Hotel Radisson menerapkan protokol kesehatan yang cukup ketat demi keamanan dan kenyamanan karyawan dan tamu.

"Mulai dari pemeriksaan suhu tubuh saat masuk hotel, wajib menggunakan handsanitizer, sediakan hand gloves di lift, penanda jarak dengan standar 1,8 meter dan handsanitizer dimana-mana,” papar Erwin.

Pembatasan orang di lift hanya 4 orang, dengan kapasitas 15 orang. Setiap area interaksi pun diberi pembatas, lalu ada staf yang menggunakan APD lengkap membawa semprotan untuk membersihkan area yg sering disentuh tamu.

"Kalau di kamar, semua laci yang ada pintunya, ditempel stiker mudah sobek. Jadi setiap yang sudah sobek baik oleh karyawan atau tamu berarti harus di desinfektan lalu dipasang stiker lagi. Remote TV juga dibungkus dengan paperbag yang sebelumnya sudah disemprot disinfektan dan dilindingi dengan bahan yang mudah sobek,” paparnya lagi.

Tamu-tamu juga tidak perlu khawatir. Karena menurut Erwin semua staf yang bekerja di Radisson setiap dua minggu sekali melakukan rapid tes antibodi. Radisson juga sudah memiliki beberapa sertifikat jaminan kesehatan seperti dari SGS dan CHSE.

“Kita sudah lulus SGS yaitu perusahaan dunia yang melakukan inspeksi tentang kesehatan, keamanan dan kebersihan. Kalau dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ada Sertifikat CHSE dan kita sudah lulus dengan skor sempurna, 100,” pungkas Erwin.(*)

Laporan: Dora Afrohah

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Andry Kurniawan
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya