Pedagang Ramadan Menjamur, Elpiji 3 Kg Langka di Bandarlampung
Dora Afrohah
Bandarlampung
Pertamina juga memastikan stok BBM dan elpiji saat ini dalam kondisi penuh dan dapat mencukupi kebutuhan sehari-hari masyarakat Sumbagsel. Meliputi Provinsi Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi, dan Kepulauan Bangka Belitung.
Unit Manager Communication, Relation & CSR MOR II, Umar Ibnu Hasan mengatakan Pertamina akan terus melakukan pengamanan dan pemantauan supply, distribusi, serta penjualan.
Jika diperlukan, Pertamina akan menambah stok dan penyaluran BBM serta elpiji sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
"Untuk produk subsidi dan penugasan, akan dilakukan penyaluran fakultatif dan disesuaikan dengan kuota yang telah ditetapkan pemerintah," paparnya.
Untuk menghadapi lonjakan permintaan elpiji, Pertamina akan melakukan penguatan stok di pangkalan, menyiapkan agen, dan pangkalan siaga yang beroperasi selama Ramadhan hingga Idul Fitri 1442 H.
Pertamina juga telah menyiapkan sejumlah proyeksi kebutuhan. Apabila diperlukan Pertamina juga menyiagakan pasokan elpii fakultatif, yakni pasokan tambahan yang sewaktu-waktu dilakukan sesuai kebutuhan.
Menurut data yang diterima, untuk elpiji 3 kg pada bulan Maret 2021 konsumsinya adalah 1.769 MT atau naik sekitar 0,4 persen dari konsumsi normal harian Februari 2021.
Sementara, konsumsi elpiji Non PSO di Maret 2021 sebesar 203 MT atau naik sebesar 0,9 persen dari konsumsi normal harian Februari 2021.
Pertamina juga mengimbau masyarakat yang mampu untuk selalu menggunakan Bright Gas 5,5 kg dan Bright Gas 12 kg yang tersedia di pangkalan, beberapa outlet, dan SPBU.
”Sehingga penggunaaan elpiji subsidi 3 kg benar-benar tepat sasaran, yakni untuk masyarakat pra sejahtera dan usaha mikro,” pungkasnya. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
