PT LDC Indonesia Gandeng Petani demi Keberlanjutan Agrikultur Lampung
Muhaimin Abdullah
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — PT Louis Dreyfus Company (PT LDC) Indonesia menggandeng petani guna memajukan agrikultur Lampung.
Agrikultur adalah proses memproduksi makanan, panganan, serat dan hasil kebutuhan lain di sektor pertanian.
Head of Industry PT LDC Indonesia Feri Darmawan mengatakan kerja sama itu dilakukan perusahaannya sejak masuk Tanah Air pada tahun 1999.
"Ada empat platform yang kita punya sawit, sawit bisa menghasilkan minyak goreng bisa menghasilkan biodiesel, di mana kita pasarkan domestik maupun internasional," katanya saat memberikan sambutan dalam acara buka bersama dengan warga dan media di Graha Wangsa, Bandarlampung, Rabu (12/4/2023).
"Untuk hal tersebut kita bekerja sama dengan petani kecil organisasi dan perusahaan lainnya untung mengoperasikan produk agrikultur," sambung Feri.
Selain sawit, PT LDC juga mengembangkan bisnis kopi yang menjadi salah satu komoditas terbesar di Indonesia.
Lebih lanjut, Feri menjelaskan produksi kopi yang saat ini rerata sebesar 800.000 ton per tahun.
"Produksi tersebut 400.000 ton lebih di Sumatera Selatan dan Lampung," ujarnya.
Feri mengungkapkan PT LDC untuk jenis biji-bijian saat ini masih impor, seperti jagung, soya, gandum, dan kapas.
"Jadi impor dan kapas juga impor umumnya dipakai di pabrik untuk bahan tekstil," terangnya.
PT LDC
Kopi Lampung
Petani
Agrikultur
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
