Nilai Tukar Petani di Lampung Turun, Harga Gabah Kering Panen Naik

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

BANDARLAMPUNG

5 Februari 2021 08:20 WIB
Bisnis | Rilis ID
Berita Resmi Statistik BPS Lampung/FOTO SCREENCHOOT
Rilis ID
Berita Resmi Statistik BPS Lampung/FOTO SCREENCHOOT

RILISID, BANDARLAMPUNG — Kendati harga gabah kering panen (GKP) di Lampung mengalami kenaikan, namun tidak berbanding lurus dengan nilai tukar petani (NTP).

Kondisi itu bisa dilihat dari berita resmi statistik yang dilaporkan Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung yang ditayangkan di laman resminya lampung.bps.go.id.

BPS Lampung melaporkan NTP Provinsi Lampung pada Januari 2021 tercatat sebesar 95,56 persen. Nilai itu turun 0,19 persen jika dibandingkan NTP provinsi ini pada Desember 2020 yang tercatat sebesar 96,75 persen.

Rinciannya NTP Lampung untuk masing-masing subsektor tercatat pada Subsektor Padi dan Palawija (NTP-P) (91,62). Kemuduan Hortikultura (NTP-H) (100,95); Tanaman Perkebunan Rakyat (NTP-Pr) (100,40). Lalu, Peternakan (NTP-Pt) (99,62); Perikanan Tangkap (103,28); dan Perikanan Budidaya (100,56).

Menurut BPS Lampung, pada Januari 2021, beberapa subsektor mengalami penurunan indeks, di antaranya pada komoditas subsektor tanaman pangan, peternakan, dan perikanan budidaya.

Seperti pada harga beberapa jenis palawija, beberapa jenis ternak dan unggas, dan beberapa jenis ikan budidaya. Sedangkan subsektor yang mengalami kenaikan subsektor hortikultura, tanaman perkebunan rakyat, dan perikanan tangkap

Sedangkan untuk harga gabah kering panen (GKP), BPS Lampung melaporkan pada Januari 2021 sebesar 4.850. Angka itu mengalami kenaikan jika dibandingkan pada Desember 2020 yang tercatat sebesar 4.323.

BPS Lampung melaporkan, selama Januari 2021, survei harga produsen gabah mencatat 45 observasi. Observasi didominasi kelompok gabah kualitas Gabah Kering Giling (GKG).

Harga gabah tertinggi di tingkat petani mencapai Rp5.400 per kilogram pada gabah kualitas GKP dengan Varietas Ciherang terdapat di Kecamatan Punggur, Lampung Tengah.

Sedangkan harga gabah terendah mencapai Rp4.200 per kilogram pada gabah kualitas GKP dengan Varietas Ciherang terdapat di Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan. Harga tersebut sama dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yaitu Rp4.200 per kilogram.

Di tingkat penggilingan, harga gabah tertinggi Rp5.520 per kilogram pada gabah kualitas GKP dengan Varietas Ciherang terdapat di Kecamatan Punggur, Lampung Tengah.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Wirahadikusumah
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya