Nilai Ekspor dan Impor Provinsi Lampung Turun Drastis, Ini Komoditas Paling Terdampak
Tampan Fernando
Bandarlampung
Sedangkan golongan barang yang mengalami peningkatan adalah gula dan kembang gula naik 22,50 persen; ampas dan sisa industri makanan naik 42,97 persen; binatang hidup naik 27,37 persen.
“Kemudian gandum-ganduman naik 95,15 persen; besi dan baja naik 28,07 persen; mesin/peralatan mekanis dan bagiannya naik 13,62 persen; ikan, krustasea dan moluska naik 22,94 persen; bahan kimia organik naik 23,87 persen; serta kereta api, trem dan bagiannya naik 31,70 persen,” jelasnya.
Untuk negara pemasok barang impor ke Lampung yaitu Australia US$45,80 juta; Brazil US$14,02 juta; Thailand US$7,50 juta; Singapura US$5,77 juta.
Kemudian Tiongkok US$4,87 juta; Amerika Serikat US$4,81 juta; Jepang US$3,80 juta; Fed Russia US$2,13 juta; Malaysia US$1,65 juta; dan Kanada US$0,77 juta. (*)
ekspor Lampung
impor Lampung
Badan Pusat Statistik
Atas Parlindungan Lubis
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
