Mentan Amran Pastikan Stok Beras Aman Jelang Selesai Masa Jabatan

Zulhamdi Yahmin

Zulhamdi Yahmin

Bogor

3 Oktober 2019 21:00 WIB
Bisnis | Rilis ID
FOTO: Humas Kementan
Rilis ID
FOTO: Humas Kementan

RILISID, Bogor — Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, memastikan bahwa stok beras aman jelang mengakhiri masa jabatannya.

Pernyataan tersebut disampaikan saat hadir Kongres VIII Perhimpunan Meteorologi Pertanian Indonesia (PERHIPMI) di IPB International Convention Center (IICC) Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (3/10/2019).

Amran mengatakan, jumlah stok beras hingga akhir bulan September 2019 mencapai 2,5 juta ton. Menurutnya, angka tersebut meningkat dari awal tahun 2019 yang hanya sebanyak 2 juta ton beras.

“Alhamdulillah capaian beras terutama yang selama empat-lima tahun ini rame di perbincangkan. Hari ini stok beras kita melimpah,” ujarnya. 

Tak sekedar angka, menurut Amran melimpahnya stok beras itu dibuktikan dengan banyaknya gudang beras yang telah dibangun di wilayah Lampung, Jawa Barat, Jawa Timur, serta Sulawesi. Tapi, menurutnya bonus demografi menjadi tantangan lantaran membuat konsumsi beras juga menjadi meningkat.

“Setiap tahun bertambah 3 juta jiwa, artinya dalam lima tahun jumlahnya 15 juta jiwa, yang mengonsumsi beras 2-3 juta ton per tahun yang dihasilkan lebih banyak dari dalam negeri daripada impor,” bebernya.

Di samping itu, Amran juga menyoal ihwal impor beras yang kerap menjadi sorotan masyarakat. Menurutnya hal itu tidak menjadi beban, karena jumlahnya yang terbilang tidak signifikan.

“Dari dalam negeri stok beras atau impor gak masalah. Setahun, impor hanya 1 juta ton. Jasi kalau satu tahun 52 minggu, impor itu habis 2 dalam minggu sisanya
dari dalam negeri,” kata Amran.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya