LDC Tingkatkan Peluang Investasi Petani Kopi Secara Berkesinambungan
lampung@rilis.id
Tanggamus
RILISID, Tanggamus
— Louis Dreyfus Company (LDC) memfasilitasi investasi kolaboratif budidaya kopi secara berkesinambungan untuk menghasilkan dampak terukur.
Program kemitraan ini telah dimulai sejak tahun 2014 di sejumlah daerah, termasuk Lampung. Salah satunya di Pekon Gunungsari, Kecamatan Ulubelu, Tanggamus.
Country Head LDC Indonesia Rajat Dutt mengatakan fasilitasi investasi kolaboratif demi mewujudkan ketahanan kopi yang menciptakan kesejahteraan petani, menekan produksi karbon, dan pertanian regeneratif.
"Dengan jangkauan yang dimiliki LDC, Stronger Coffee Initiative mengembangkan sekaligus meningkatkan peluang investasi untuk semua mitra," ujar Rajat saat meninjau pelatihan petani kopi di Dusun Karangsari, Pekon Gunungsari, Kecamatan Ulubelu, Rabu (2/8/2023).
Agronomis LDC I Gusti Putu Setiawan menjelaskan program kemitraan tersebut sudah berjalan sejak 2014 lalu.
Kini, kata Gusti, sebanyak 800 petani kopi di Pekon atau Desa Gunungsari telah merasakan dampak positif dari berbagai bantuan yang diberikan LDC.
Salah satunya melalui pelatihan secara kontinu untuk mengedukasi petani kopi terutama untuk pengembangan wanatani atau agroforesrty.
Wanatani adalah suatu bentuk pengelolaan sumber daya yang memadukan kegiatan pengelolaan hutan atau pohon kayu-kayuan dengan penanaman komoditas atau tanaman jangka pendek.
"Selain kopi, petani bisa menanam alpukat, durian, pinang sebagai penghasilan tambahan mereka," ujarnya. (*)
LDC
Peluang Investasi
Petani Kopi
Louis Dreyfus Company
Kopi Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
