Jualan Makin Sepi, UMKM Lampung Didorong Optimalkan Pemasaran Secara Online

Tampan Fernando

Tampan Fernando

Bandarlampung

6 Juli 2023 19:01 WIB
Bisnis | Rilis ID
Ilustrasi pelaku UMKM didorong optimalkan pemasaran secara online. Foto :Flickr.com
Rilis ID
Ilustrasi pelaku UMKM didorong optimalkan pemasaran secara online. Foto :Flickr.com

RILISID, Bandarlampung — Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung mendorong agar pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah untuk mengoptimalkan pemasaran secara online.

Penjualan produk secara online harus dilakukan karena saat ini belanja online sudah menjadi pilihan utama bagi masyarakat di berbagai daerah. Hal ini juga menyikapi keluhan dari beberapa pelaku usaha mikro yang masih berjualan secara offline.

“Ya para pelaku UMKM selalu kita dorong untuk mempersiapkan diri menghadapi perubahan-perubahan itu. Kalau pelaku usaha hanya diam tentu akan kalah bersaing,” kata Kadis Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Elvira Umihanni, Kamis (6/7/2023).

Pelaku UMKM di Lampung juga diminta melakukan adaptasi dan inovasi sehingga usahanya tetap berjalan. Salah satunya adalah mengoptimalkan pemasaran secara online.

“Itu yang penting, adaptasi dan inovasi, karena saat ini nggak bisa kita membangun bisnis tapi tidak ngapa-ngapain. Maka selalu kita arahkan untuk mulai masuk pada system digital,” jelasnya.

Disinggung terkait banyaknya keluhan pelaku UMKM yang sedang mengalami penurunan omset, menurut Elvira hal itu harus dibahas berbasis data. Terlebih Disperindag Lampung fokus pada pengembangan UMKM yang telah menghasilkan produk sendiri ar punya market yang lebih bagus bahkan menembus pasar ekspor.

“Kalau ada yang bilang sedang turun, itu UMKM yang mana? Harus dibedakan antara pedagang dan UMKM. Karena yang terutama kami bina adalah yang sudah mempunyai produk dan memanfaatkan bahan baku dari Lampung. Sehingga mereka mendapatkan nilai tambah,” ungkapnya.

Sementara Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Mikro Kecil Menengah Mandiri Indonesia (Apmikimdo) Lampung, Adam Kurniawan membenarkan saat ini trend berjualan online semakin pesat. Namun bukan berarti penjualan offline di toko-toko kehilangan pasarnya.

“Untuk di Lampung penjualan offline sebenarnya masih punya pasar. Jadi kami di Apmikimdo fokus pada pelatihan pelaku UMKM. Baik itu secara online maupun offline,” kata Adam.

Meski begitu Adam juga mengimbau setiap UMKM untuk memanfaatkan platform digital dan media sosial. Karena semakin banyak masyarakat yang bertransaksi secara online.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Tampan Fernando
Tag :

penjualan online

UMKM Lampung

Disperindag Lampung

Apmikimdo

Elvira Umihanni

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya