Dukung Smelter PT Ceria, PLN Suplai Listrik 412 Juta VA

Zulhamdi Yahmin

Zulhamdi Yahmin

Jakarta

1 Oktober 2019 19:30 WIB
Bisnis | Rilis ID
FOTO: Istimewa
Rilis ID
FOTO: Istimewa

Huda mengatakan, pasokan listrik untuk smelter PT Ceria dipastikan tidak akan mengalami hambatan, seiring keberhasilan PLN mewujudkan interkoneksi sistem kelistrikan antara Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara. 

Capaian ini ditandai melalui keberhasilan pengoperasian tegangan satu jalur terhadap jaringan transmisi bertegangan 150 kilo volt (kV) yang terbentang dari Wotu, Sulawesi Selatan, hingga Kendari, Sulawesi Tenggara, sejak 19 September 2019.

Berlokasi di Gardu Induk Malili dan Lasusua, pengoperasian ini berhasil mengoptimalkan sistem kelistrikan wilayah Sulawesi bagian selatan. Tidak hanya itu, ini juga meningkatkan keandalan dan efisiensi sistem kelistrikan Sulawesi Tenggara. Sementara surplus daya sebesar 400 mega watt (MW) di Sulawesi Selatan, kini dapat terpasok ke Sistem Sulawesi Tenggara.

Interkoneksi ini merupakan buah dari penyelesaian pembangunan yang meliputi 1.265 menara jaringan transmisi dan enam gardu induk. Semua fasilitas itu membentang dari Wotu, Malili, Lasusua, Kolaka, Unaaha hingga Kendari.

“Dalam waktu singkat, pengoperasian tegangan akan dilanjutkan terhadap jalur kedua. Kami berharap dukungan dari seluruh pihak terkait dapat berlanjut guna meningkatkan keandalan interkoneksi ini,” terang Huda.

Sementara itu, Direktur Utama PT Ceria Nugraha Indotama, Derian Sakmiwata, sangat mengapresiasi langkah PLN yang mendukung dan menjamin pasokan listrik smelter PT Ceria.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan PT PLN yang siap mensuplay listrik dengan daya besar untuk mendukung industri smelter kami," kata Derian.

Selain dukungan PT PLN, Derian juga berharap Smelter PT Ceria mendapat dukungan penuh dari semua pihak, utamanya pemerintah, baik di daerah maupun di tingkat pusat.

“Kami berkeyakinan, industri smelter kami akan cepat beroperasi sesuai jadwal yang direncanakan jika didukung ketersediaan pasokan listrik yang memadai,” ungkapnya. 

Smelter PT Ceria, kata Derian, akan mengadopsi teknologi rotary kiln electric furnace (RKEF) di mana total kapasitas smelter yang direncanakan sebesar 4x72 megavolt ampere (MVA).

Menampilkan halaman 2 dari 3

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya