Disdikbud Pesawaran Kebut Implementasi Kurikulum Merdeka, Akhir 2023 Ditarget 100%
lampung@rilis.id
Pesawaran
Anca pun optimistis implementasi kurikulum merdeka di Pesawaran bisa menembus angka 100 persen pada tahun ini.
"2023 kita tingkatkan lagi, sekarang sudah 77 persen sekolah menerapkan kurikulum merdeka. Jadi, targetnya 2023 ini juga pada akhir tahun atau pun tahun ajaran baru sudah 100 persen menggunakan kurikulum merdeka. Karena transisi kurikulum ini perlu persiapan yang cukup panjang," jelasnya.
"Karena kurikulum terbaru ini kan mempunyai tujuan yang lebih spesifik dari kurikulum sebelumnya karena keberpihakan kepada murid itu lebih besar jadi kemendikbudristek menginginkan untuk lebih berpihak kepada murid dalam mengembangkan kepribadiannya, sesuai dengan tujuan visi pendidikan Indonesia maju," sambung Anca.
Dengan kurikulum merdeka, ujar Anca, guru harus memprioritaskan minat dan bakat siswa. Hal ini berbeda dengan kurikulum K13, tahapan pembelajaran jelas menjadi satu bulan dan harus mampu menguasai pelajaran tersebut.
"Kalau kurikulum merdeka, passion siswa itu diutamakan. Ketika seorang siswa mempunyai bakat di seni, mempunyai bakat desain, itu menjadi perhatian sekolah," ungkap mantan Kepala Dinas Pertanian Pesawaran ini.
"Penerapannya sedari masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS), guru sudah mulai menilai murid itu kreativitasnya, bakatnya, minatnya itu ke mana," Anca menambahkan.
Meski baru dua tahun, penerapan kurikulum merdeka sudah berjalan cukup baik. Keberhasilan ini tak lepas dari peran aktif para guru.
"Alhamdulillah kita cukup baik jadi apa yang diinginkan pihak Kemendikbudristek bisa kita sesuaikan dengan keadaan kita karena kita sekarang. Kan selepas dari masa pandemi kemarin pelan-pelan kita bergerak maju speed tetap ditingkatkan terus gitu memang kendala tetap ada kendala kita banyak yang paling utama itu ketersediaan guru, ketersediaan guru Untuk mensupport kemajuan dari sekolah jadi ketersediaan guru efeknya distribusi guru, pemerataan guru. Jadi sekarang bagi wilayah-wilayah terpencil yang gurunya kurang, yang guru distribusinya belum terpenuhi ini perlu usaha yang cukup ekstra untuk mengimbangi sekolah-sekolah yang berada di pusat-pusat kota, pusat kecamatan yang didukung populasi penduduk yang lebih banyak. Nah ini yang harus harus perlu penanganan khusus," ungkap dia.
Anca mengakui kebijakan pemerintah yang mengangkat Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sangat membantu sekolah dalam menerapkan kurikulum merdeka.
Disdikbud Pesawaran
Implementasi Kurikulum Merdeka
Akhir 2023
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
