Dicecar Soal Utang, Sri Mulyani Sindir Ekonom
Anonymous
Jakarta
Ia juga menekankan, dengan kekhawatiran posisi keseimbangan primer, pemerintah dalam berbagai penjelasan dan siaran pers, telah menyatakan akan menurunkan defisit keseimbangan primer, agar APBN menjadi instrumen yang sehat dan sustainable. Buktinya, pada 2015 keseimbangan primer berhasil defisit Rp142,5 triliun, menurun dari 2016 menjadi Rp125,6 triliun, dan kembali menurun pada 2017 sebesar Rp121,5 triliun.
"Untuk 2018, pemerintah menargetkan keseimbangan primer menurun lagi menjadi Rp87,3 triliun. Sedangkan 2019 dan ke depan, kita akan terus menurunkan defisit keseimbangan primer untuk mencapai nol atau bahkan mencapai surplus," ungkapnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
