Dampak Corona, Harga Emas Anjlok Setelah Meroket

Nailin In Saroh

Nailin In Saroh

Jakarta

14 Maret 2020 07:15 WIB
Bisnis | Rilis ID
Ilustrasi Emas Batangan. ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi S.
Rilis ID
Ilustrasi Emas Batangan. ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi S.

Platinum di pasar spot turun 1,5 persen menjadi 751,50 dolar AS per ounce, menuju kerugian mingguan terbesar yang pernah ada. Perak jatuh 8,8 persen menjadi 14,43 dolar AS, menempatkannya di jalur untuk penurunan mingguan terbesar sejak 2011.

Di pasar berjangka, perak untuk pengiriman Mei jatuh 1,50 dolar AS atau 9,40 persen, menjadi ditutup pada 14,5 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April turun 37,9 dolar A, atau 4,85 persen, menjadi menetap pada 743,9 dolar AS per ounce. 

Sementara sebelumnya di Indonesia, harga emas belakangan meroket dari sekitar Rp600.000 hingga Rp800.000 per gram. Sedangkan, pada kamis (12/3/2020) harga logam mulia atau emas batangan milik Antam ada di level Rp 831.000/gram. 

Namun angka tersebut sudah merosot sedikit demi sedikit. Dikuti dari perdagangan Logam Mulia Antam, Rabu (11/3/2020), harga emas Antam tercatat sudah turun Rp 20.000 dalam tiga hari berturut-turut sejak mencetak rekor di level Rp 851.000/gram.

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya