Bupati dan Warga Lamteng Gotong Royong Perbaiki Irigasi di Dusun Gunungsari

Default Avatar

Anonymous

Lampung Tengah

7 Februari 2019 16:04 WIB
Advertorial | Rilis ID
Bupati Loekman Djoyosoemarto bergotongroyong bersama para petani memperbaiki saluran irigasi di Dusun Gunungsari, Kamis (7/2/2019). FOTO: DISKOMINFO LAMTENG
Rilis ID
Bupati Loekman Djoyosoemarto bergotongroyong bersama para petani memperbaiki saluran irigasi di Dusun Gunungsari, Kamis (7/2/2019). FOTO: DISKOMINFO LAMTENG

RILISID, Lampung Tengah — Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Loekman Djoyosoemarto bergerak cepat memperbaiki saluran irigasi yang jebol di Dusun Gunungsari, Kampung Tulung Itik, Kecamatan Gunungsugih.

Loekman bersama sejumlah warga yang mayoritas petani setempat melakukan gotong royong untuk memperbaiki saluran irigasi, Kamis (7/2/2019).

Menumpang sepeda motor, Loekman tiba di tepian Dusun Gunungsari dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sejauh 1 kilometer. Ia didampingi Kepala Dinas Pengairan Lamteng Haris Fadilah dan beberapa kepala dinas lainnya menuju lokasi saluran irigasi sekunder yang jebol.

Kehadiran sang bupati beserta rombongan disambut antusias para petani. Pasalnya, saluran irigasi yang jebol tersebut membuat mereka kesulitan memperoleh air untuk mengaliri sawahanya.

Sejumlah petani sempat berdialog dengan Bupati Loekman. Mereka berharap agar saluran irigasi segera diperbaiki sehingga para petani tidak kesulitan mendapatkan air untuk persawahannya.

Menanggapi keluhan tersebut, Loekman menjelaskan bahwa saluran irigasi sekunder yang jebol tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Lampung.

“Namun, saya telah menginstruksikan kepada Dinas Pengairan Kabupaten Lampung Tengah bersama warga untuk bersama-sama memperbaikinya melalui gotong royong,” katanya.

Loekman menambahkan jebolnya saluran irigasi sekunder ini sangat penting untuk para petani. Sehingga menurutnya, terlalu lama jika pihaknya menunggu perbaikan dari Pemprov Lampung.

“Bila kita menunggu Dinas Pengairan Provinsi Lampung yang memperbaikinya, tentunya membutuhkan proses waktu yang cukup lama. Untuk itu melalui gotong royong inilah , semuanya bisa diperbaiki dan dengan segera masyarakat petani bisa memperoleh air untuk keperluan sawahnya,” ungkapnya.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Segan Simanjuntak
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya