15 Tahun Hakaaston: Dari Produsen Material ke Penggerak Operasi Jalan Tol Nasional
Tampan Fernando
Bandar Lampung
Transformasi terbesar berlangsung pada 2021, saat HKA beralih menjadi perusahaan operasi dan pemeliharaan jalan tol.
Perubahan ini menggeser karakter perusahaan, dari produsen material menjadi penyedia layanan yang berorientasi pada pengguna jalan.
Didukung lebih dari 5.000 personel aktif yang telah tersertifikasi, dalam empat tahun HKA tumbuh menjadi operator jalan tol terbesar kedua di Indonesia.
Layanannya membentang dari JTTS hingga ruas-ruas yang dikelola PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) serta Indonesia Investment Authority (INA) melalui anak usahanya RIII.
Melalui Jasa Layanan Operasi (JLO), HKA memperkuat standar keselamatan, pemeliharaan, dan manajemen lalu lintas. Program operasi simpatik SETUJU, pengawasan microsleep, edukasi keselamatan malam hari, serta perbaikan berkelanjutan di ruas tol menjadi bagian dari pendekatan holistik perusahaan.
Di sisi sosial, HKA juga mendorong pemberdayaan UMK lokal, program literasi, serta pengelolaan limbah menjadi produk bernilai.
Selama 15 tahun, peningkatan kompetensi sumber daya manusia terus menjadi prioritas melalui pelatihan teknis, sertifikasi, dan penyempurnaan prosedur kerja.
Berbekal pengalaman panjang di sektor hulu, HKA menerapkan standar mutu ketat dalam peran barunya sebagai operator, seperti temperature control system, kalibrasi berkala, uji material berlapis, hingga pendekatan operasional berbasis data.
Plt. Direktur Utama HKA, M. Rozi Rinjayadi, menegaskan bahwa usia 15 tahun bukanlah garis akhir.
“Perjalanan ini membuktikan bahwa kemampuan beradaptasi adalah kekuatan utama HKA. Kami akan terus tumbuh sebagai perusahaan yang tidak hanya membangun jalan, tetapi juga membangun kepercayaan,” ujarnya.
Hakaaston
HKA
aspal ramah lingkungan
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
