Sejarah Kota Bandar Lampung, Kini Berusia 343 Tahun

Tampan Fernando

Tampan Fernando

Bandar Lampung

17 Juni 2025 12:00 WIB
Historia | Rilis ID
Kota Bandar Lampung kini memasuki usia 343 tahun. Foto: Tampan Fernando.
Rilis ID
Kota Bandar Lampung kini memasuki usia 343 tahun. Foto: Tampan Fernando.

Penetapan tersebut juga diperkuat melalui Simposium Hari Jadi Kota Tanjungkarang-Telukbetung pada 18 November 1982 dan Perda No. 5 Tahun 1983.

Keberagaman Suku dan Budaya

Kota Bandar Lampung mencerminkan wajah Indonesia dalam keberagamannya. Etnis Jawa, Lampung, Sunda, Palembang, Melayu, Minangkabau, Tionghoa, Batak, dan lainnya hidup berdampingan di sini.

Suku asli daerah ini adalah Suku Lampung dan Suku Melayu. Suku Lampung banyak ditemui di seluruh provinsi, sementara Suku Melayu (Saibatin) lebih dominan di wilayah perbatasan dan pesisir.

Bahasa yang digunakan sehari-hari pun beragam, mulai dari bahasa Indonesia, Lampung, Jawa, Sunda, Palembang, Minang, hingga Batak.

Keberagaman Agama

Bandar Lampung juga dikenal sebagai kota yang toleran. Mayoritas penduduk (sekitar 93,57%) beragama Islam. Selain itu, terdapat pemeluk Protestan (3,31%), Katolik (1,60%), Buddha (1,24%), Hindu (0,28%), dan Kong Hu Cu (<0,01%), yang sebagian besar dianut oleh komunitas Tionghoa dan pendatang. (*)

Menampilkan halaman 3 dari 3
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Tampan Fernando
Tag :

HUT Bandar Lampung

sejarah Bandar Lampung

sejarah kota

Tanjungkarang

Telukbetung

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya