Rektor UIN Raden Intan Lampung Beri Arahan dan Motivasi Kepada Calon Duta Kampus
Tampan Fernando
Bandar Lampung
“Ini salah satu wadah yang bisa membawa adik-adik semua menuju masa depan yang lebih baik. Harapannya, manfaatkan kesempatan ini dengan memberi yang terbaik,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Rektor juga berbagi pengalaman pribadinya saat mengikuti proses karantina sebagai Calon Dosen untuk mendapat beasiswa studi ke Luar Negeri di masa lalu. Ia menekankan pentingnya kemampuan academic writing, public speaking, serta kecerdasan dari dalam diri atau inner intelligence.
Menurutnya, program pemilihan duta kampus memiliki nilai besar bagi pengembangan diri mahasiswa.
Sementara itu, Ketua Tim Humas dan Kerja Sama UIN Raden Intan Lampung melaporkan, 20 finalis yang masuk tahap karantina telah melalui proses seleksi ketat dari total 150 peserta.
Tahapan seleksi tersebut meliputi administrasi, tes tertulis, wawancara, motion challenge, hingga akhirnya masuk tahap karantina.
Selama karantina, peserta mendapatkan pembekalan dari berbagai narasumber serta mengikuti kegiatan spiritual dan kebersamaan.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Prof. Bambang Budiwiranto, Ph.D., turut hadir memberikan arahan dan motivasi kepada para finalis.
Adapun materi dari dosen UIN Raden Intan Lampung diisi oleh Intan Muflihah dengan pembekalan Bahasa Arab, Fithrah Auliya Ansar pembekalan Bahasa Inggris, serta Suci Wulan Pawhestri dengan materi green campus.
Panitia juga menghadirkan narasumber dari luar kampus untuk mengisi materi public speaking, manner, personal branding, hingga content creator. Mereka di antaranya Lulu Dinka, Ajeng Nafisya, Helfiana Putri, dan Rudi Setiawan.
Tidak hanya materi kelas, para finalis juga mengikuti berbagai kegiatan harian yang dimulai sejak dini hari, seperti shalat malam berjamaah, shalat subuh berjamaah, hingga senam bersama.
UIN Raden Intan
Rektor UIN RIL
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
