Berjuang Lawan Kanker Getah Bening, Sahril Terkendala Biaya dan BPJS
Paggy Fajar Dian Pratama
Pesawaran
RILISID, Pesawaran — Sahril (52) warga Dusun Kesugihan, Desa Karang Anyar, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, kini dalam kondisi memprihatinkan karena mengidap penyakit kanker getah bening.
Pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas, saat ini terkulai lemas dengan perut membesar, dan tengah menjalani perawatan di RSUD Kabupaten Pesawaran.
Namun, upaya Sahril untuk mendapatkan penanganan medis secara insentif, dan harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Moeloek (RSUDAM) Bandar Lampung, terkendala lantaran tak memiliki BPJS Kesehatan.
Meski ia tergolong keluarga tak mampu, namanya belum terdaftar dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) yang dibiayai oleh Pemerintah.
Pihak keluarga juga mengaku tak sanggup untuk menanggung biaya penanganan medis secara mandiri.
Selama ini, Sahril dan keluarganya hanya mengandalkan program dari Pemerintah Kabupaten Pesawaran berupa pengobatan gratis dengan syarat memiliki KK dan KTP.
Adik kandung Sahril, Sukri Saputra mengatakan, pihak keluarga sudah berusaha agar kakaknya bisa mendapatkan penanganan lebih lanjut dari pihak Rumah Sakit.
"Karena keterbatasan peralatan medis, direncanakan akan dirujuk ke RSUDAM untuk dilakukan tindakan operasi," kata Sukri, Rabu (8/10/2025).
Ia berharap agar proses rujukan dapat segera dilakukan mengingat kondisi Sahril yang semakin memprihatinkan.
"Kendala utama kami ini karena tidak ada BPJS Kesehatan dan keterbatasan biaya untuk proses rujukan ke RSUDAM," ucapnya.
Pesawaran
Sahril
pengidap kanker getah bening
RSUD Pesawaran
Bupati Pesawaran
Nanda Indira Bastian
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
