Mahasiswa Sesalkan Keputusan Investigasi yang Tidak Beri Sanksi kepada Dekan FEB Unila
Tampan Fernando
Bandar Lampung
Keluhan tersebut, menurut Geri, sudah disampaikan kepada ketua tim investigasi, namun tidak ada perubahan dalam pelibatan mahasiswa.
“Ini merupakan pelanggaran, karena proses dan hasil investigasi tidak transparan kepada seluruh anggota tim. Akibatnya, unsur mahasiswa hanya ditempatkan sebagai formalitas,” tambahnya.
Padahal, keterlibatan unsur mahasiswa diharapkan dapat membawa transparansi dalam penanganan kasus ini. Namun, proses investigasi justru berjalan tidak sesuai harapan.
“Kami menduga ada manipulasi dalam proses investigasi, sehingga keputusan yang diambil tidak mencerminkan prinsip keadilan, terutama dari perspektif korban,” tegas Geri.
Ia juga mendesak Unila untuk memperkuat sistem pengawasan dan perlindungan terhadap mahasiswa dalam setiap kegiatan kemahasiswaan yang berpotensi menimbulkan kekerasan, baik fisik maupun mental, agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan. (*)
Diksar Mahepel
mahasiswa Unila
Polda Lampung
investigasi Unila
Ormawa Unila
FEB Unila
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
