Jadi Narsum Seminar Nasional BKS PTN Unila, Wagub Jihan Beber Konsep Pembangunan Berkelanjutan
Rimadani Eka Mareta
Bandarlampung
Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya Sugiarto mengingatkan bahwa narasi besar seperti bonus demografi dan Indonesia Emas tidak boleh berakhir sebagai jargon tanpa realisasi.
Menurutnya, Indonesia memiliki peluang besar menjadi salah satu dari lima ekonomi terbesar dunia dalam 20 tahun ke depan, namun terancam gagal jika tidak mampu keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah (middle income trap).
“Pertanyaannya, apakah bonus demografi ini akan menjadi kenyataan atau sekadar menjadi diksi yang nanti kita kenang seperti ‘tinggal landas’ di masa lalu,” ujarnya.
Bima menekankan empat kunci utama keberhasilan negara maju, yakni visi nasional yang berkelanjutan, kemandirian ekonomi, kepemimpinan yang efektif, serta kolaborasi dan inovasi.
Ia menilai tantangan terbesar Indonesia saat ini adalah lemahnya sinkronisasi kebijakan, minimnya kebijakan berbasis riset, serta ketergantungan fiskal daerah terhadap pemerintah pusat.
Wakil Gubernur Lampung
Jihan Nurlela
ptn
unila
seminar nasional
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
