Jadi Narsum Seminar Nasional BKS PTN Unila, Wagub Jihan Beber Konsep Pembangunan Berkelanjutan
Rimadani Eka Mareta
Bandarlampung
“Kopi, singkong, hingga jagung tidak boleh lagi berhenti sebagai bahan mentah. Harus ada pengolahan di daerah agar manfaat ekonominya kembali ke masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menyoroti berbagai tantangan yang masih dihadapi, seperti degradasi lahan, praktik pertanian yang belum sepenuhnya berkelanjutan, hingga rendahnya kepatuhan pengelolaan limbah industri.
Dalam konteks Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), capaian Lampung telah mencapai 75 persen atau 161 dari 214 indikator, dengan sejumlah pekerjaan rumah pada sektor pendidikan, kesehatan, dan ketenagakerjaan formal.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Wagub Jihan mengungkapkan bahwa Pemprov Lampung mendorong sejumlah program strategis, seperti Desaku Maju" sebagai pengungkit ekonomi desa, pengembangan perhutanan sosial, penggunaan pupuk organik cair, hingga penguatan ketahanan pangan berbasis hilirisasi.
Upaya ini juga diperkuat dengan komitmen menjaga lingkungan, termasuk penanganan konflik satwa di kawasan Way Kambas serta reformasi pengelolaan sampah.
Wakil Gubernur Lampung
Jihan Nurlela
ptn
unila
seminar nasional
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
