Gelar Seminar Pendidikan di Teknokrat, Gubernur Mirza Dorong Akademisi hingga Pelaku Usaha Saling Sinergi
Rimadani Eka Mareta
Bandarlampung
Apalagi saat ini didukung dengan teknologi artificial intelligence (AI) yang menjadi tantangan pembelajaran, belum lagi kemudahan akses YouTube, hingga TikTok untuk dimanfaatkan sebagai sumber ilmu pengetahuan alternatif.
Kadisdikbud Lampung Thomas Emirico secara singkat menilai harus ada langkah strategis untuk meningkatkan angka indeks pembangunan manusia (IPM) Lampung di tengah persoalan banyaknya angka putus sekolah.
"Sinergi pemerintah, akademisi dan dunia usaha turut mendorong peningkatan mutu pendidikan SMA/SMK di Lampung," ucapnya.
Prof Abdurrahman dalam hal ini menilai jika guru harus adaptif dan terus menjadi pembelajar demi meningkatkan kualitas pembelajaran.
Melakukan pengembangan profesi melalui organisasi profesi salah satunya lewat musyawarah guru mata pelajaran (MGMP).
Hendra menilai perlu adanya evaluasi pembelajaran untuk mengukur hasil belajar siswa salah satunya seperti yang telah diterapkan dahulu yakni melalui ujian nasional (UN). Dia juga mendorong dunia usaha untuk tampil menyerap tenaga kerja lulusan SMK.
Dalam hal ini Dewi Mayang Suri selaku pelaku usaha mengatakan jika perusahaan tentu mencari calon tenaga kerja yang siap kerja dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Untuk itu diperlukan bekal selama menjalani perkuliahan ataupun sekolah menengah kejuruan agar nantinya dapat terserap di dunia industri atau usaha.(*)
Universitas Teknokrat Indonesia
Teknokrat
seminar pendidikan
Gubernur Lampung
Rahmat Mirzani Djausal
Kadisdikbud Provinsi Lampung
Thomas Amirico
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
