Cerita Dosen Universitas Teknokrat Tiga Tahun Jalani Ramadhan di Australia
lampung@rilis.id
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Hampir semua umat muslim berharap bisa melaksanakan bulan suci Ramadhan bersama keluarga besar di Indonesia, termasuk Ahmad Ari Aldino.
Namun, dosen Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) itu nampaknya harus rela melaksanakan puasa Ramadhan di Australia.
Sang dosen sudah tiga tahun berturut-turut menjalani bulan suci Ramadhan di Negeri Kanguru tersebut.
Itu lantaran dirinya sedang menempuh pendidikan doktoral di Monash University Australia.
Aldino menempuh pendidikan doktoral dari program Beasiswa Pendidikan Indonesia Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi pada Januari 2023.
Meski berdiam di Australia, Aldino mengaku sering berbuka puasa di Keysborough Turkish Islamic & Cultural Centre.
"Karena di sana (Keysborough Turkish Islamic & Cultural Centre) ada nasi biryani. Sebenarnya kami sudah rindu dengan masakan Nusantara," ucap Aldino dalam keterangannya, Senin (24/3/2025).
Ia karenanya berharap pendidikan doktoral yang sedang ditempuhnya segera rampung, sehingga bisa kembali mengajar di Universitas Teknokrat.
Di UTI, Aldino merupakan dosen tetap di Program Studi Informatika Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer sejak 2019 lalu.
Sementara itu, Wakil Rektor UTI Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M. berharap Aldino bisa menyelesaikan pendidikan di Monash dengan tepat waktu.
Dosen Universitas Teknokrat Indonesia
Ramadhan
Australia
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
