Sivitas Akademika UTI Diminta Istikamah Tegakkan Salat Lima Waktu
lampung@rilis.id
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung
— Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) menggelar Kajian Rohani dalam rangka memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1444 Hijriah sekaligus Milad UTI di Masjid Asmaul Yusuf, Kampus UTI, Jumat (24/2/2023).
Kajian rohani yang mengusung tema "Isra Miraj sebagai Momen Refleksi Diri untuk Meningkatkan Kualitas Salat" menghadirkan penceramah Dr. Mahmudin Bunyamin, Lc., M.A.
Dalam ceramahnya, Mahmudin Bunyamin mengajak sivitas akademika UTI istikamah dalam menegakkan salat lima waktu tepat waktu di masjid secara berjemaah.
Sebab menurutnya, salat berjemaah nilai pahala lebih tinggi dibandingkan salat sendirian.
"Dengan salat berjamaah juga menguatkan ukhuwah islamiah di antara sesama kaum muslim. Juga menguatkan kerja sama dan kegotongroyongan khususnya dalam wilayah kampus," ujarnya.
Mahmudin menerangkan, hikmah terbesar dalam Isra Miraj adalah salat lima waktu. Musababnya, salat adalah perintah yang langsung disampaikan Allah SWT tanpa perantara jibril as kepada Nabi Muhammad SAW.
Dia juga mengapresiasi adanya masjid yang representatif di Teknokrat yang bisa menampung jamaah sivitas akademika setempat.
Sementara itu, Wakil Rektor UTI Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M. menyambut baik peringatan dan kajian Isra Miraj ini.
Ia juga mengajak dosen dan mahasiswa serta semua staf Teknokrat agar menegakkan salat berjemaah di masjid ini.
Mahathir menegaskan, kehidupan religius adalah cermin budi pekerti yang ada di kampus. Ia berharap kegiatan keagamaan di masjid ini juga dibuat makin semarak.
Sivitas Akademika UTI
Istikamah
Salat Lima Waktu
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
