Menyusuri Sejarah Suku Lampung Cikoneng yang Menetap di Provinsi Banten

Tampan Fernando

Tampan Fernando

Bandarlampung

5 November 2023 15:26 WIB
Historia | Rilis ID
Lokasi tempat tinggal suku Lampung Cikoneng di Provinsi Banten. Foto : Wikipedia.
Rilis ID
Lokasi tempat tinggal suku Lampung Cikoneng di Provinsi Banten. Foto : Wikipedia.

Persahabatan itu dibuktikan dengan adanya Prasasti Dalung Kuripan, sebuah lempengan logam perunggu yang berisikan ikrar antara Pangeran Sabakingkin (Sultan Maulana Hasanudin) dan Ratu Darah Putih.

Hasun Syafari dalam buku Babad Lampung Cikoneng Banten menjelskan salah satu sebab yang mendorong terlahirnya persahabatan ini, karena dua kerajaan ini merupakan keturunan dari dua sahabat setia, yakni Syarif Hidayatullah dan Raden Saksi (Zaenal Arifin).

“Raja-raja di Banten keturunan Syarif Hidayatullah, sedangkan para raja yang berada di Lampung anak cucu Raden Saksi," tulis Hasun Syafari.

Menurut Hasun Syafari, keduanya akan saling membantu manakala salah satu pihak sedang menghadapi masalah besar yang perlu ditangani dengan kekuatan besar.

Persaudaraan Lampung-Banten berlanjut hingga saling bertukar pasukan perang. Ketika kerajaan Banten membutuhkan pasukan, Lampung memberikan pasukan terbaiknya, begitu pula sebaliknya.

Kepentingannya, Banten harus menaklukkan beberapa kerajaan kecil seperti Parung Kujang untuk mengIslamkan masyarakat di sana.

Belakangan diketahui, yang bergerak untuk menaklukkan Parung Kujang adalah pasukan dari Lampung sebanyak 4 orang, yaitu Minak Gede, Minak Iladiraja, Menak Parung dan Minak Sangaji.

Pertalian sejarah antar kedua kerajaan itu membuat Sultan Banten merasa berutang budi kepada kerajaan Lampung. Sultan Banten kemudian menawarkan posisi Adipati atau Raja di beberapa kerajaan kecil di wilayah Banten.

Salah satu yang mendapat gelar itu adalah Minak Sangaji sang putra mahkota. Minak Sangaji kemudian memilih tinggal tidak di kerajaan, tapi ia meminta satu daerah kepada Sultan Banten untuk bisa bermukim di sana dan bercocok tanam serta membangun kehidupan.

Minak Sangaji memilih Anyer sebagai tempat membangun kehidupan baru bersama 40 kepala keluarga. Di sana, Minak Sangaji dan 40 sekuren itu membangun rumah dan membuka lahan untuk ditanami padi dan tumbuhan lainnya.

Menampilkan halaman 2 dari 3

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Tampan Fernando
Tag :

Lampung Cikoneng

Banten

Anyar

suku Lampung

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya